Kesalahan yang Aku Buat

Ada kesalahan yang aku perbuat. Sungguh kesalahan yang hebat. Seharusnya aku tak melakukan hal-hal itu. Hingga sekarang berbuah selongsong meriam hendak merubuhkan benteng yang selama ini ku tahan. 

Ukurannya nano, ah mungkin sepersekian dari nano itu sendiri. Mereka berbentuk huruf, bersusun. Bahu membahu merangkai sebuah tema, sebuah percakapan. Menghantarkan notifikasi, lalu pergi dan selalu kembali lagi. 

Aku tau, ada kesalahan yang aku perbuat.Sungguh kesalahan yang benar-benar hebat. Awalnya, hanya merasa nyaman pada setiap topik pembicaraan. Kemudian, meluas, meninggi, memunculkan dengung-dengung abstrak yang malas ku deskripsikan. 

Jauh-jauh hari sebelum postingan ini tercipta, aku pernah memikirkannya. Kuatkah ia untuk tidak merasakannya. Bila memang ada, cukup ia dan jemarinya yang tau. Jangan ajak aku, sebelum dadu-dadu tergeletak mengucapkan amin yang serempak. Sayangnya, kata-kata ku jugalah yang memacunya begitu. gerakan jemari ini sungguh tak bisa ditahan hati nurani, ia terlalu cepat melesat menekan tuts tuts bisu tanpa saringan apapun. Polos begitu adanya, apa yang ada dikepala langsung di hantarkan. Dan inilah akibatnya. 

Aku tak bermaksud mencemari telaga yang masih jernih itu, tak bermaksud untuk melayarkan cano  semata wayang ku ditempat itu. Hanya ingin mencoba kacamata lain, dari pikiran mu yang cukup absurd. Sayangnya, lama-lama mencoba jadi ketagihan juga. 
Ah, aku tau ada kesalahan yang telah aku buat.







0 comments:

Post a Comment

 

Follow My Blog

Hello Guys!

Hello Guys!

Ngobrol yuk!

Get this look :x

Follow Me on Instagram