Renungan Diri

Karena hanya pengecut yang mengharapkan hidup yang sempurna
Tidak ada yang sempurna didunia ini, termasuk kesedihan yang terasa menjerat. Semua memiliki titik tertinggi dan terendah masing-masing, dan karena itulah kehidupan terus berputar. Gelap malam akan lenyap tersapu oleh matahari, meninggi sampai puncak lalu turun dengan anggun, kemudian berganti oleh bulan dan gelap kembali. Sama seperti kehidupan kita. Ya, kehidupan manusia.

Ada masa dimana kita menjalani ritme hidup yang tinggi, lalu menurun, melamban dan suatu saat akan bergejolak kembali. Bukankah sesuatu yang sama dan berulang-ulang itu membosankan? Maka, bersabarlah denganketidaksempurnaan ini. Allah Maha Tahu atas segala sesuatu.

Maka bersabarlah engkau (Muhammad) atas yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum matahari terbit, dan sebelum terbenam, dan bertasbihlah (pula) pada waktu tengah malam dan di ujung diang hari maka engkau merasa tenang.
dan janganlah engkau tunjukan pandangan matamu kepada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka, (sebagai) bunga kehidupan dunia, agar Kami uji dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal. (Q.S Thaha: 130-131)

Allah memberikan kita kelebihan dan kelemahan yang berbeda pada setiap manusia. Entah itu komposisi ataupun kapan terjadi. Mungkin sebagian dari kita akan merasa iri terhadap kelebihan orang lain, atau malah meng-agung-agungkan kelebihannya sendiri dan merasa lemah pada kelemahan yang dimiliki. 

Allah Maha Sempurna, satu-satunya yang sempurna di alam semesta ini, Ia mengetahui segala sesuatu dari permulaan hingga akhirnya dan tidak ada kesia-sia-an dari apa yang diciptakan-Nya. Setiap kelemahan diri sebaiknya kita jadikan sebagai  kesempatan untuk menemukan cara lain. Cara agar kita bisa menyelesaikan masalah dengan kelemahan yang kita miliki, dan pada akhirnya itu akan membuat kita lebih tangguh dan lebih mapan melihat kehidupan.

Toh, pada akhirnya semua hal yang ada pada hidup kita adalah baik, tergantung bagaimana kita melihat, menilai dan menerimanya.



0 comments:

Post a Comment

 

Follow My Blog

Hello Guys!

Hello Guys!

Ngobrol yuk!

Get this look :x

Follow Me on Instagram